Nyeri leher

      Comments Off on Nyeri leher

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyebab

Nyeri leher sebagian besar disebabkan oleh posisi/postur leher yang tidak baik. Posisi leher yang tidak baik akan menimbulkan tekanan/beban berlebihan pada otot-otot leher. Beberapa kegiatan yang dapat menimbulkan nyeri leher, misalnya:

  1. Aktif memakai komputer
  2. Menyetir
  3. Mengecat

Gejala:

Gejala atau keluhan yang biasa dialami antara lain:

  1. Nyeri pada leher dan bahu
  2. Otot tegang
  3. Kaku leher
  4. Sakit kepala

Pemeriksaan mandiri

Mengecek posisi leher dapat dilakukan secara mandiri dengan ‘Tes Berdiri’

Tahap-tahap dalam melakukan ‘Tes Berdiri’:

  1. Berdirilah di depan dinding
  2. Bahu dan pantat menempel di dinding
  3. Jarak antara tumit dengan dinding ± 15 cm
  4. Tempelkan kepala ke dinding
  5. Periksalah jarak antara dinding dan leher

Hasil:

Bila jarak lebih dari 5 cm berarti postur/posisi leher cenderung condong ke depan

Cara mengatasi:

  1. Sadarilah bahwa postur/posisi leher yang baik itu sangat ‘PENTING’
  2. Jika aktif memakai komputer, aturlah posisi monitor agar posisi mata dengan monitor berada pada ketinggian 1/3 diatas monitor.
  3. Lakukukan senam leher.

Senam leher dimaksudkan untuk menguatkan otot-otot leher. Ambilah waktu untuk beristirahat sejenak disela-sela kerja atau setelah duduk lama. Lakukan senam leher.

          (oleh Instalasi Rehabilitasi Medik RS Katolik Budi Rahayu)